Deteksi Entamoeba coli Pada Anak Balita Stunting Menggunakan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR)

Authors

  • Nur Laela Alydrus Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia
  • Rugayyah Alyidrus Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia
  • Welna Souhuwat Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56314/inhealth.v2i1.100

Keywords:

Stunting, Entamoeba Coli, PCR

Abstract

Stunting pada anak merupakan masalah kekurangan gizi kronis karena pemberian makanan yang kurang sesuai dengan gizi seimbang mengakibatkan asupan gizi berkurang, sehingga menyebabkan terhambatnya pertumbuhan mental dan pekembangan motorik. Entamoeba coli hidup sebagai komensial di rongga usus besar. Dalam daur hidupnya terdapat stadium vegetatif dan stadium kista. Morfologinya mirip Entamoeba histolytica namun Entamoeba coli  tidak bersifat pathogen sehingga jarang menyebabkan insiden. Akan tetapi, jumlah yang melebihi ambang  batas maka bisa menyebabkan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat Entamoeba coli pada feses balita anak stunting menggunakan metode PCR. Jenis penelitian yang digunakan adalah desain penelitian deskriptif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa dari 16 sampel feses anak balita stunting tidak terdapat Entamoeba coli pada visualisasi Gel doc dengan target 550 bp. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat Entamoeba coli pada sampel feses anak balita stunting dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) dengan target 550 bp.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-02-02

How to Cite

Nur Laela Alydrus, Rugayyah Alyidrus, & Welna Souhuwat. (2023). Deteksi Entamoeba coli Pada Anak Balita Stunting Menggunakan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR). INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL, 2(1), 17–25. https://doi.org/10.56314/inhealth.v2i1.100