Uji Aktivitas Antibakteri Fraksinasi Kombinasi Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L) dan Tapak Dara (Catharantus roseus) Terhadap Streptococcus mutans

Authors

  • Jhon Rouberd Yomilena Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia
  • Muhammad Yusuf Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia
  • Andi Meinar Dwi Rantisari Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56314/inhealth.v2i1.108

Keywords:

Antibakteri, Streptococcus mutans, Kombinasi tanaman

Abstract

Tanaman kirinyuh dan tapak dara merupakan  tanaman yang mengandung senyawa kimia yang berfungsi sebagai antibakteri, sehingga  dapat digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans penyebab karies gigi. Karies gigi merupakan penyakit infeksi yang dapat menyebabkan kerusakan pada gigi, Karies disebabkan oleh asam yang dihasilkan dari mikroorganisme pada karbohidrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri pada fraksinasi kombinasi daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dan tapak dara (Catharanthus roseus) dengan mengetahui zona hambat yang diperoleh dengan menggunakan metode Cakram kertas terhadap Streptococcus mutans. Hasil pengujian menunjukan bahwa fraksinasi kedua tanaman yang dikombinasikan dapat menghambat pertumbuhan bakteri dengan diameter rata – rata konsentrasi 10% 13,99 mm, 15% 12,02 mm, 20% 13,98 mm dan K(-) tidak memiliki zona hambat, sedangkan K(+) memiliki zona hambat sebesar 18,23 mm pengujian ini dilakukan dengan hasil fraksinasi N-heksan sedangkan pengujian dengan hasil etil asetat diameter rata – rata zona hambatnya sebesar 10% 11,54 mm, 15% 12,77 mm, 20% 13,94 mm dan K(-) tidak memiliki zona hambat sedangkan K(+) memiliki zona hambat sebesar 15,52 mm. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kedua tanaman yang dikombinasikan dengan kosentrasi 10%, 15%, dan 20% dari hasil fraksinasi N-heksan dan etil asetat memiliki aktivitas antibakteri dengan kategori kuat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-02-05

How to Cite

Jhon Rouberd Yomilena, Muhammad Yusuf, & Andi Meinar Dwi Rantisari. (2023). Uji Aktivitas Antibakteri Fraksinasi Kombinasi Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L) dan Tapak Dara (Catharantus roseus) Terhadap Streptococcus mutans. INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL, 2(1), 44–55. https://doi.org/10.56314/inhealth.v2i1.108