Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Pemberian Makanan Pendamping ASI Pada Bayi Usia 6-24 Bulan

Authors

  • Venty Fauziah La Jaiba STIK Tamalatea, Makassar, Indonesia
  • Jalil Genisa STIK Tamalatea, Makassar, Indonesia
  • Muh Ikshan STIK Tamalatea, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56314/inhealth.v3i1.206

Keywords:

MPASI, Sikap, Dukungan Keluarga, Paritas

Abstract

Makanan Pendamping ASI Suplemen ASI adalah makanan atau minuman yang mengandung gizi yang diberikan kepada bayi atau anak usia 6-24 bulan untuk memenuhi kebutuhan gizi selain ASI. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain cross sectional. Responden adalah ibu dengan anak usia 6 bulan sampai dengan 24 bulan di wilayah Puskesmas Tamaranlea Jaya, dengan jumlah maksimal 47 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobabilistic sampling berbasis kriteria. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada  faktor pemberian MP ASI dipengaruhi oleh sikap, dan  dukungan keluarga ibu, karena sikap dan dukungan keluarga Peran ibu sangat penting dalam mengatur konsumsi anaknya yang mempengaruhi status gizinya.Kelompok umur 25-27 tahun paling produktif paling produktif yaitu 40,4%.  12,8%. Kesimpulan dan saran, Ada pengaruh sikap dan dukungan keluarga terhadap pemberian  MPASI yang paling banyak digunakan oleh ibu di wilayah Puskesmas Tamalanrea Jaya Kecamatan Tamalanrea  adalah MP ASI lokal (56,5%) dan yang paling sedikit adalah produsen MP ASI lokal (19,6%). Saat melakukan penelitian tentang makanan pendamping ASI, sebaiknya menggunakan kuesioner sebagai alat penelitian dan mengamati proses pembuatan dan distribusi MP ASI dengan verifikasi dan observasi langsung.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2024-02-29

How to Cite

Venty Fauziah La Jaiba, Jalil Genisa, & Muh Ikshan. (2024). Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Pemberian Makanan Pendamping ASI Pada Bayi Usia 6-24 Bulan. INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL, 3(1), 81–93. https://doi.org/10.56314/inhealth.v3i1.206