Formulasi Dan Uji Efektivitas Antijamur Sediaan Medicated Shampoo Fraksi Etil Asetat Kunyit (Curcuma Domestica) Terhadap Jamur Malassezia Furfur Penyebab Ketombe
DOI:
https://doi.org/10.56314/inhealth.v3i2.228Keywords:
Kunyit (Curcuma Domestica), Shampo, Antiketombe, Malassezia FurfurAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah fraksi etil asetat kunyit (Curcuma domestica) dapat di formulasikan menjadi sediaan shampo yang stabil secara fisik dan kimia,, untuk mengetahui apakah sediaan shampo fraksi etil asetat kunyit (Curcuma domestica) dapat menghambat pertumbuhan jamur Malassezia furfur dan untuk mengetahui pada konsentrasi berapakah formulasi sediaan fraksi etil asetat kunyit (Curcuma domestica) memiliki efektivitas antijamur yang optimal. Jenis penelitian ini eksperimental laboratorium menggunakan metode ekstraksi dengan pelarut etanol 96% dan fraksinasi dengan pelarut etil asetat, N-heksan, dan air. Penelitian ini menggunakan tiga konsentrasi yang berbeda yaitu, 15%, 20% dan 25% serta dua kontrol pendukung yaitu kontrol (-) sebagai sediaan shampo tanpa zat aktif dan kontrol (+) yaitu shampo ketomed ketokonazole. Uji organoleptik, uji pH, uji daya sebar, uji viskositas, uji tinggi busa dan uji efektivitas antijamur, dimana baik sebelum maupun setelah cyclingramram test memperlihatkan tidak ada perbedaan bermakna (p>0,05), sehingga disimpulkan bahwa fraksi etil asetat kunyit dapat diformulasikan menjadi sediaan shampo yang stabil secara fisik dan kimia, sediaan shampo antiketombe memiliki efektivitas terhadap pertumbuhan Malassezia furfur dan pada konsentrasi sediaan shampo yang efektif menghambat pertumbuhan Malassezia furfur yaitu 25% dengan kategori sangat kuat.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Irma Nurul Awaliah, Tenri Ayu Adri, Hardiyanti Syarif, Mirfaidah Nadjamuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


