Hubungan Praktik Pemberian Makanan Dengan Kejadian Gizi Kurang Anak Balita di Desa Loano Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo
DOI:
https://doi.org/10.56314/inhealth.v3i2.240Keywords:
Kurang Gizi, Praktik Pemberian Makanan, Ibu BalitaAbstract
Kurang gizi anak tidak lepas dari asupan yang kurang adekuat (Kementerian Kesehatan, 2020). Praktik memberikan makanan pada anak sangat penting demi kelangsungan hidup dan perkembangan anak. Praktik pemberian makan pada bayi dan anak (PMBA) yang tidak benar merupakan penyebab utama awal terjadinya masalah gizi pada bayi dan balita. Untuk mengetahui hubungan praktik pemberian makanan dengan kejadian gizi kurang anak Balita usia 24 bulan s/d 59 bulan. Jenis penelitian adalah penelitian observasional dengan pendekatan crossectional, Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu – ibu yang memiliki balita usia 24 bulan sampai dengan 59 bulan di Desa Loano, Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo, jumlah sampel yang diperoleh dalam penelitian ini adalah 57 ibu yang dipilih dengan tehnik purposive sampling. Pengumpulan data dikumpulkan dengan kuesioner yang sudah baku dan data dianalisiss dengan Chi-Square. Hasil penelitian sebagian besar responden melakukan praktik pemberian makanan yang baik yaitu 55 atau 96,5%, sebagian besar responden termasuk dalam gizi yang baik yaitu 55 atau 96,5%. Ada hubungan antara praktik pemberian makanan dengan kejadian gizi kurang di Desa Loano, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo dengan signifikansi atau P value 0,002. Hasil pelitian ini dapat dijadikan pedoman tambahan pada keperawatan keluarga dalam memberikan intervensi pada masalah gizi yang dapat terjadi pada balita dengan meningkatkan peran serta dalam pemberian makanan keluarga.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Giska Zulaechah Lingga Pangesti, Sulisyaningsih Prabawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


