Analisis Kualitas Pengisian Berkas Rekam Medis Elektronik Dengan Tingkat Keberhasilan Klaim BPJS di UPT RSUD Labuang Baji Makassar
DOI:
https://doi.org/10.56314/inhealth.v5i2.586Keywords:
Rekam Medis Elektronik, Kualitas RME, Klaim BPJSAbstract
Kualitas pengisian rekam medis elektronik (RME) merupakan faktor kunci dalam keberhasilan proses verifikasi klaim BPJS Kesehatan. Ketidaklengkapan dan ketidaksesuaian RME berpotensi menimbulkan pending klaim yang berdampak negatif terhadap cash flow rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pengisian RME terhadap keberhasilan klaim BPJS pada pasien rawat jalan di UPT RSUD Labuang Baji Makassar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh berkas RME pasien rawat jalan periode Oktober–Desember 2025 (17.714 kunjungan). Sampel penelitian berjumlah 393 berkas yang dipilih menggunakan teknik accidental/consecutive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat (Chi-Square), dan multivariat (Regresi Logistik).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengisian RME berada pada kategori cukup sebanyak 265 berkas (67,4%) dan kategori baik sebanyak 128 berkas (32,6%). Angka pending klaim BPJS mencapai 265 klaim (67,4%) dan klaim diterima sebesar 128 klaim (32,6%). Uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara kualitas RME dan keberhasilan klaim (p = 0,000). Hasil regresi logistik menunjukkan nilai Exp(B) = 0,483, mengindikasikan bahwa pengisian RME berkategori baik dapat menurunkan risiko terjadinya pending klaim BPJS sebesar 51,7%. Kesimpulannya, kualitas pengisian RME berpengaruh secara signifikan terhadap keberhasilan klaim BPJS Kesehatan.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ariantin Ulfah Sc, Saparuddin Latu, Fais Satrianegara, Hasnany, Muhammad Idris Patarai

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


