Karakteristik Penalaran Dalam Memecahan Masalah Matematika Ditinjau Dari Gaya Kognitif Siswa Kelas XI SMA Negeri 5 Bone
DOI:
https://doi.org/10.56314/edulec.v1i1.10Keywords:
penalaran, gaya kognitif, kemampuan awal, persamaan linearAbstract
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik penalaran siswa dalam memecahan masalah matematika berdasarkan gaya kognitif. Gaya kognitif yang diteliti adalah Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD). Lokasi penelitian di SMA Negeri 5 Bone dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 sebanyak 4 orang. Subjek penelitian mewakili 2 kategori yaitu 1) Siswa dengan Gaya kognitif Field Independent (FI) dan Siswa dengan Gaya kognitif Field Dependent (FD). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara berbasis tugas pemecahan masalah. Instrumen penelitian adalah Group Embedded Figure Test (GEFT), tugas pemecahan masalah matematika, dan pedoman wawancara yang valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Subjek FI berkemampuan awal tinggi memiliki tingkat penalaran analitis dalam memahami struktur dalam memecahkan masalah dan menyelesaikan masalah matematika, 2) Subjek FD berkemampuan awal tinggi memiliki kesulitan dalam memahami struktur pemecahan masalah namun dapat berpikir reversibilitas dalam menyelesaikan masalah, 3) Subjek FI berkemampuan awal sedang mampu berpikir secara analitis dalam memecahkan masalah matematika namun kurang teliti dalam merencanakan penyelesaian, dan 4) Subjek FI berkemampuan awal sedang memiliki penalaran reversibilitas yang kurang sehingga membutuhkan instruksi dalam memecahkan masalah persamaan linear.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Assaad Mahmuad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Lisensi hak cipta Creative Commons dan alat-alatnya membentuk keseimbangan dalam pengaturan tradisional yang ada pada hukum hak cipta. Alat kami memberikan setiap orang, dari pencipta individu sampai dengan perusahaan dan lembaga besar, cara sederhana standar untuk memberikan izin hak cipta atas ciptaan kreatif mereka. Kombinasi dari alat-alat dan pengguna kami adalah kumpulan komunitas digital yang luas dan berkembang, kolam konten yang dapat disalin, didistribusikan, digubah, dan dibuat ciptaan turunannya, dan semua dalam batas-batas hukum hak cipta.




