Konsep Diri Mahasiswa Pada Komunitas Genbi (Generasi Baru Indonesia) Universitas Bangka Belitung
(Studi Pada Mahasiswa Penerima Beasiswa Bank Indonesia Universitas Bangka Belitung)
DOI:
https://doi.org/10.56314/edulec.v3i1.116Keywords:
Konsep Diri, Komunitas GenBI, UBBAbstract
Konsep diri merupakan pandangan, penilaian, dan perasaan individu mengenai dirinya yang timbul sebagai hasil dari suatu interaksi sosial. Komunitas GenBI Universitas Bangka Belitung merupakan wadah dimana mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia di Universitas Bangka Belitung dapat berinteraksi satu sama lain. Sebagai Front Liner nya Bank Indonesia Kepulauan Bangka Belitung, GenBI Universitas Bangka Belitung membutuhkan jalinan interaksi agar dapat menjalankan perannya. Dari hasil interaksi tersebut turut mentransfer citra positif Bank Indonesia Kepulauan Bangka Belitung dan mempengaruhi proses pembentukan konsep diri anggota dalam Komunitas GenBI UBB. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh lingkungan sosial dan pengalaman mahasiswa yang didapat dari program Bank Indonesia tersebut kemudian membentuk sebuah konsep diri mahasiswa pada komunitas GenBI UBB. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan diperkuat dengan proses wawancara mendalam dan observasi. Penelitian ini mendapatkan hasil penelitian yang dideskripsikan mulai dari faktor yang mempengaruhi konsep diri komunitas GenBI UBB selanjutnya di analisis dengan teori Interaksionisme Simbolik yang dideskripsikan melalui proses pembentukan konsep diri komunitas GenBI UBB sehingga penelitian ini ditemukan adanya konsep diri positif dan negatif dari Komunitas GenBI UBB.
Downloads
References
Afrilyani, S. (2022) ‘Perilaku Konsumsi Perspektif Al-Ghazali (Studi Pada Mahasiswa Penerima Beasiswa Bank Indonesia Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu)’, Skripsi Universitas Islam Negeri Fatmawati Soekarno Bengkulu. Available at: http://repository.iainbengkulu.ac.id/8131/.
Albert Ndraha, N. S. R. (2010) ‘Peran Significant Others Dalam Pembentukan Konsep Diri (Studi Kasus tentang Peran Romo dlam Pembentukan Konsep Diri Kaum Muda melalui Komunikasi Interpersonal di Gereja Paroki Santa Maria Assumpta Babarsari)’, Skripsi Program Ilmu Komunikasi. Universitas Atma jaya Yogyakarta, pp. 1–15. Available at: http://e-journal.uajy.ac.id/9478/.
Garniasih, B. and Jannah, R. (2018) ‘Di Universitas Jember The Self-Concept of Students Receiving Bidik Misi Scholarships at University of Jember’, VII(1).
Hijrawatil Aswat, Fitriani B, Nurmin Aminu, & Khaerun Nisa Tayibu. (2022). Cultural Management Of Character Strengthening In The Post-Pandemic Elementary School Environment. International Journal of Education and Humanities (IJOLEH), 1(2), 108–122. https://doi.org/10.56314/ijoleh.v1i2.77
Intan Soraya, S. (2017) ‘Pola Komunikasi Komunitas Generasi Baru Indonesia dengan Unit Kominikasi dan Koordinasi Kebijakan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat dalam membina Hubungan Baik’, Universitas Komputer Indonesia.
Lisnarini, N. (2019) ‘Pola komunikasi organisasi generasi baru indonesia sumatera selatan (genbi sumsel) periode 2018-2019’, Skripsi Universitas Sriwijaya Program Studi Ilmu Komunikasi.
Mardhiyah, F. (2019) Interaksi Simbolik Sebagai Wujud Identitas Diri Pada Komunitas Army Di Kota Medan (Studi Pada Boyband Korea Bts), Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Available at: http://repository.umsu.ac.id/bitstream/handle/123456789/2686/Interaksi Simbolik Sebagai Wujud Identitas Diri Pada Komunitas Army Di Kota Medan %28Studi Pada Boyband Korea Bts%29.pdf?sequence=1&isAllowed=y.
Matasik, Y., Indrabudiman, M., Salemuddin, M. R., & Iskandar, A. M. (2021). Perilaku Sosial Terhadap Dampak Covid-19 Bagi Masyarakat Karampuang Kota Makassar. EDULEC: Education, Language And Culture Journal, 1(1), 94-103.
Nikmashita, F. P. (2017) ‘Public relation dan pembentukan citra’, Fakultas Komunikasi, Universitas Negeri Sunan Ampel Surabaya. Available at: http://digilib.uinsby.ac.id/15331/38/Bab 1.pdf.
Nur, M. H., Hadady, H. and Bailusy, M. N. (2022) ‘Pengaruh Pengetahuan Keuangan Terhadap Perilaku Manajemen Keuangan Dengan Pengendalian Diri Sebagai Variabel Moderasi’, Seminar Nasional Hasil Pengabdian kepada Masyarakat, 10(April), pp. 298–305.
Pratiwi, H. (2018) Gaya Hedonisme Anak Remaja di Cafe (Tinjauan Gaya Hidup Anak Remaja Di Kecamatan Manggala, Kota Makassar), Skripsi Universitas Muhammadiyah Makassar. Available at: http://link.springer.com/10.1007/978-3-319-76887-8%0Ahttp://link.springer.com/10.1007/978-3-319-93594-2%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/B978-0-12-409517-5.00007-3%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.jff.2015.06.018%0Ahttp://dx.doi.org/10.1038/s41559-019-0877-3%0Aht.
Ritzer, Dauglas J.Doogman, 2007, Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Kencana, Edisi ke-6.
Saputra, A. (2020) ‘Minat Berwirausaha Mahasiswa Genbi Iain Bengkulu’, Skripsi Program Studi Ekonomi Syariah. Institut Agama ISlam Negeri Bengkulu. Available at: http://repository.iainbengkulu.ac.id/5041/.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,
Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wattimena, M. (2021). Mengimplementasikan Pendidikan Karakter Di SMA Negeri 13 Makassar. Edulec: Education, Language And Culture Journal, 1(1), 59-66.
Wonodihadrjo, F. (2014) ‘Komunikasi Kelompok Yang Mempengaruhi Konsep Diri Dalam Komunitas Cosplay “ COSURA ” Surabaya’, Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Kristen Petra Surabaya.
Yazid Lubis, A. and Bonifasius S, P. (2019) ‘Pola Komunikasi dan Konsep Diri Relawan Pembersih Ranjau Paku Komunitas Semut Orange (Studi Fenomenologi Ranjau Paku di Jakarta)’, Broadcasting Communication, 1 No. 2.
Zakirah, D. M. A. (2020) ‘Media Sosial Sebagai Sarana Membentuk Identitas Diri Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya’, Jurnal Kopis: Kajian Penelitian dan Pemikiran Komunikasi Penyiaran Islam, 2(2), pp. 91–101. doi: 10.33367/kpi.v2i2.1116.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Dea Tamara, Citra Asmara Indra, Laila Hayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Lisensi hak cipta Creative Commons dan alat-alatnya membentuk keseimbangan dalam pengaturan tradisional yang ada pada hukum hak cipta. Alat kami memberikan setiap orang, dari pencipta individu sampai dengan perusahaan dan lembaga besar, cara sederhana standar untuk memberikan izin hak cipta atas ciptaan kreatif mereka. Kombinasi dari alat-alat dan pengguna kami adalah kumpulan komunitas digital yang luas dan berkembang, kolam konten yang dapat disalin, didistribusikan, digubah, dan dibuat ciptaan turunannya, dan semua dalam batas-batas hukum hak cipta.




