Peningkatan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Melalui Metode Eksperimen Lilin Uap di Ra Mardhati
DOI:
https://doi.org/10.56314/edulec.v5i2.340Keywords:
Kognitif, Anak Usia Dini, Eksperimen Lilin UapAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak usia dini melalui penerapan metode eksperimen lilin uap di RA Mardhati. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya capaian perkembangan kognitif anak yang ditandai dengan kurangnya kemampuan berpikir logis dan memahami hubungan sebab-akibat, akibat dominasi metode ceramah yang monoton dan tidak variatif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Perkembangan kognitif yang diukur meliputi tiga indikator utama: (1) kemampuan berpikir logis, (2) pemahaman hubungan sebab-akibat, dan (3) kemampuan menyimpulkan hasil pengamatan, sesuai indikator Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kemmis & McTaggart yang terdiri dari dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 12 anak kelompok A (usia 4–5 tahun). Data dikumpulkan melalui observasi dengan lembar penilaian perkembangan kognitif, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada perkembangan kognitif anak. Rata-rata skor awal (pra tindakan) adalah 38,3 (kategori BB–MB), meningkat menjadi 64,6 pada siklus I (kategori MB–BSH), dan mencapai 86,7 pada siklus II (kategori BSH–BSB). Persentase anak yang mencapai kategori BSH dan BSB meningkat dari 0% (pra tindakan) menjadi 50% (siklus I) dan 100% (siklus II). Kesimpulan penelitian ini adalah metode eksperimen lilin uap efektif meningkatkan perkembangan kognitif anak usia dini melalui kegiatan eksploratif, konkret, dan menyenangkan yang memfasilitasi anak untuk berpikir ilmiah sesuai tahap perkembangan mereka.
Downloads
References
Amalia, N., & Supriyadi, T. (2021). Pengaruh metode eksperimen terhadap kemampuan kognitif anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1025–1033. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.861
Gagné, R. M. (1985). The conditions of learning and theory of instruction (4th ed.). New York: Holt, Rinehart and Winston.
Hidayati, N. (2020). Penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis anak usia dini. Jurnal PAUD Terpadu (JPT), 8(1), 12–20. https://doi.org/10.24832/jpt.v8i1.3445
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Permendikbudristek No. 58 Tahun 2022 tentang Kurikulum pada PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK. Jakarta: Kemdikbudristek.
Lestari, D. (2021). Meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui metode eksperimen sains sederhana. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 6(2), 90–98. https://doi.org/10.14421/jga.2021.62-07
Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children. New York: International Universities Press.
Prabowo, A., & Yuliani, S. (2020). Pembelajaran berbasis eksperimen dan pengaruhnya terhadap pengembangan sains anak usia dini. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(1), 35–44. https://doi.org/10.17509/cd.v11i1.24537
Santrock, J. W. (2011). Life-span development (13th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D (ed. revisi). Bandung: Alfabeta.
Suyadi. (2019). Psikologi perkembangan anak usia dini. Yogyakarta: Prenadamedia Group.
Utami, W., & Rachmawati, Y. (2020). Penerapan pembelajaran sains melalui eksperimen sederhana untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini. Jurnal Ilmiah Potensia, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.33369/jip.5.1.1-10
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Zhou, Y., & Brown, D. (2015). Educational learning theories (2nd ed.). Education Open Textbooks. https://oer.galileo.usg.edu/education-textbooks/1.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 A. Rezky Nurhidaya S

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Lisensi hak cipta Creative Commons dan alat-alatnya membentuk keseimbangan dalam pengaturan tradisional yang ada pada hukum hak cipta. Alat kami memberikan setiap orang, dari pencipta individu sampai dengan perusahaan dan lembaga besar, cara sederhana standar untuk memberikan izin hak cipta atas ciptaan kreatif mereka. Kombinasi dari alat-alat dan pengguna kami adalah kumpulan komunitas digital yang luas dan berkembang, kolam konten yang dapat disalin, didistribusikan, digubah, dan dibuat ciptaan turunannya, dan semua dalam batas-batas hukum hak cipta.




