Integrasi Konsep Mahabbah Dalam Pembelajaran

Authors

  • Santy Arbi A. Mappe A. Mappe Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, indonesia
  • Abd. Rahman Sakka Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56314/edulec.v5i2.343

Keywords:

Mahabbah, Pembelajaran, Pendidikan Islam, Karakter, Cinta Ilahi

Abstract

Konsep mahabbah atau cinta dalam Islam merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai mahabbah dapat diintegrasikan ke dalam desain pembelajaran pada satuan pendidikan di Indonesia. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, ditemukan bahwa mahabbah dapat dimasukkan melalui aspek tujuan pembelajaran, proses pengajaran, dan evaluasi yang menumbuhkan kasih sayang kepada Allah, sesama manusia, dan lingkungan. Implikasi dari integrasi ini adalah terciptanya sistem pendidikan yang lebih humanistik, berlandaskan spiritualitas dan cinta kasih. Artikel ini juga menawarkan model konseptual pembelajaran berbasis mahabbah yang dapat diadaptasi oleh satuan pendidikan formal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 31: “Katakanlah: Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosamu...”

Al-Ghazali. (2000). Ihya’ Ulumuddin. Beirut: Dar al-Fikr.

Al-Ghazali. (2000). Ihya’ Ulumuddin, Jilid 4. Beirut: Dar al-Fikr.

Bukhari, Imam & Muslim, Imam. Shahih Bukhari dan Muslim.

Hamid, Abdul. (2014). Psikologi Pendidikan Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Ibn Qayyim al-Jawziyyah. (2001). Madarij As-Salikin. Kairo: Dar Ibn Hazm.

Kemendikbud. (2021). Pembelajaran Efektif Melibatkan Tiga Aspek: Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik. AntaraNews.

Kemendikbud. (2022). Asesmen Nasional Sempurnakan Sistem Evaluasi Pendidikan Indonesia. kemdikbud.go.id.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemdikbudristek.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka.

Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. (2003). Paradigma Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muslim, Imam. Shahih Muslim. No. 54.

Nata, Abuddin. (2003). Pendidikan Islam di Era Globalisasi. Jakarta: Grafindo.

Nasution, H. (2000). Islam Rasional: Gagasan dan Pemikiran. Jakarta: Mizan.

Quraish Shihab. (2007). Membumikan Al-Qur’an. Bandung: Mizan.

Quthub, Sayyid. (2000). Tafsir Fi Zhilalil Qur’an. Kairo: Dar al-Shuruq.

Taufiq, A., & Ramadhani, G. F. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Islami dalam Proses Pengembangan Kurikulum PAI di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(1), 45–60.

UNESCO. (2015). Rethinking Education: Towards a global common good? Paris: UNESCO Publishing.

Zamroni. (2011). Pendidikan Berbasis Nilai: Alternatif untuk Membangun Karakter Bangsa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Zuhdi, M. (2013). Humanisasi Pendidikan Islam. Jakarta: Direktorat Pendidikan Islam.

Zaini, M. (2023). Buku Teks dalam Pembelajaran Sejarah Kelas XII: Kritik terhadap Dominasi Aspek Kognitif dalam Sumber Belajar pada Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan Sejarah, Universitas Negeri Malang.

Downloads

Published

2025-08-22

How to Cite

A. Mappe, S. A. A. M., & Sakka, A. R. . (2025). Integrasi Konsep Mahabbah Dalam Pembelajaran. EDULEC : Education, Language, and Culture Journal, 5(2), 204–216. https://doi.org/10.56314/edulec.v5i2.343