Nilai Religius dalam Ritual Mutu Maten pada Masyarakat Desa Sikun Kecamatan Malaka Barat

Authors

  • Rozario Mendonca Da Costa STKIP Sinar Pancasila Betun, Malaka, Nusa Tenggara Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56314/edulec.v3i1.51

Keywords:

Nilai Religious, Ritual Mutu Maten, Masyarakat Desa Sikun

Abstract

Penelitian ini membahas tentang nilai religius yang terkandung dalam ritual Mutu Maten pada masyarakat Desa Sikun Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka yang mana ritual ini sudah menjadi sebuah budaya atau tradisi yang selalu dilakukan oleh masyarakat desa Sikun apabilah salah satu anggota keluarga meninggal. Kebudayaan adalah ciri khas manusia, karena dengan adanya budaya maka kita dapat membedakan antara  manusia yang satu dengan manusia yang lain. Ritual Mutu Maten merupakan suatu ritual dalam budaya masyarakat Malaka umumnya dan masyarakat desa Sikun khususnya. Mutu Maten lebih bersifat pada perpisahan antara orang yang meninggal dengan orang yang masih hidup. Nilai merupakan suatu jenis keyakinan yang terletak pada pusat dan sistem keyakinan diri seseorang atau sekelompok orang tentang bagaimana seseorang atau sekelompok orang tersebut sepatutnya atau tidak sepatutnya dalam melakukan sesuatu. Dalam ritual Mutu Maten terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan. Tehapan-tehapan tersebut antara lain: tahap pembuka, tahap pelaksanaan, tahap inti dan tahap penutup. Sesuai dengan pokok permasalahan yang ada tentang nilai religius yang terkandung dalam ritual mutu maten pada masyarakat desa sikun kecamatan Malaka Barat kabupaten Malaka dan dilihat dari beberapa tahapan yang ada dalam ritual tersebut maka terdapat nilai yang terkandung di dalamnya adalah nilai religius.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Iskandar. (2009). Metodolog Deskripsi Kualitatif. Yogyakarta: pusat Pelajar.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif ,Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Milles, M.B. and Huberman, M.A. (1992).Qualitative Data Analysis. London: Sage Publication.

Manganwijaya 1988.Sastra dan Nilai Religiositas. Jakarta : PT Bumi Angkasa

Widagdo. 2003.Desain dan Kebudayaan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Kabosu M. Y. 2011. Semiotika makna dramatikal dalam hanik niut naten tradisi masyarakat desa uabau kecamatan laenmanen kabupaten malaka. Malaka. . (Diunduh 6 Juni 2020).

Khoirul Rifa, 2016 Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 4 Nomor 1Mei 2016 ISSN(p) 2089-1946& ISSN(e)2527-4511 Hal. 126 - 133

Koenjaraningrat. 1983.Manusia dan Kebudayaan di Indonesia Bandung : Angkasa

Koentjaraningrat. 2000. Bunga Rampai Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Seran H. Y (2007). Tuturan ritual tarian bidu haanimak pada etnik masyarakat ema fehan.Malaka. . (Diunduh 6 Juni 2020).

Magdalena. 2010.struktur dan fungsi konen (tutur adat) pada upacara pengatapan rumah adat (tef uim reu). Malaka. . (Diunduh 6 Juni 2020).

Downloads

Published

2023-04-07

How to Cite

Da Costa, R. M. (2023). Nilai Religius dalam Ritual Mutu Maten pada Masyarakat Desa Sikun Kecamatan Malaka Barat . EDULEC : Education, Language, and Culture Journal, 3(1), 48–55. https://doi.org/10.56314/edulec.v3i1.51