Analisis Pengaruh Umur Terhadap Indeks Massa Tubuh Akseptor Hormonal di Puskesmas

Authors

  • Agriawan Sudirman Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia
  • Mifta Khaerati Ikhsan Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia
  • Sri Fatma Dilla Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia
  • Rizky Indah Pratiwi Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia
  • Suhenro Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56314/inhealth.v5i1.374

Keywords:

Akseptor, Hormonal, IMT, Kontrasepsi, Umur.

Abstract

Peningkatan berat badan merupakan salah satu efek samping yang sering terjadi pada pengguna kontrasepsi hormonal. Faktor usia turut mempengaruhi metabolisme tubuh dan respons terhadap hormon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase peningkatan berat badan dan mengetahui pengaruh umur terhadap IMT pada akseptor hormonal di Puskesmas Baroko, Enrekang, Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan desain retrospektif dengan pendekatan cross-Sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas akseptor berada pada kelompok usia 30-39 tahun (56,5%0, sebagian besar memiliki IMT dalam kategori obesitas kelas I (43,5%) dan kelebihan berat badan (38,7%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara umur dan IMT (r = 0,603; p < 0,001). Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara umur dengan IMT pada akseptor hormonal.  

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-02-01

How to Cite

Sudirman, A. ., Ikhsan, M. K. ., Dilla, S. F. ., Pratiwi, R. I. ., & Suhenro. (2026). Analisis Pengaruh Umur Terhadap Indeks Massa Tubuh Akseptor Hormonal di Puskesmas. INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL, 5(1), 9–18. https://doi.org/10.56314/inhealth.v5i1.374

Most read articles by the same author(s)