Analisis Peran Tenaga Kefarmasian dalam Meningkatkan Kepatuhan Penggunaan Obat pada Pasien Diabetes Melitus di RSUD Batara Siang Kota Pangkep
DOI:
https://doi.org/10.56314/inhealth.v5i2.386Keywords:
Diabetes Melitus, Kepatuhan Pengobatan, Tenaga KefarmasianAbstract
Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dengan tingkat kepatuhan tinggi untuk mencapai keberhasilan terapi. Tenaga kefarmasian memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan keberhasilan terapi melalui edukasi, konseling, dan pelayanan informasi obat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antar peran tenaga kefarmasian dengan tingkat kepatuhan penggunaan obat pada pasien diabetes melitus di RSUD Batara Siang Kota Pangkep. Studi ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 77 pasien yang dipilih melalui mininal sampel menggunakan rumus slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang sudah tervalidasi, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran tenaga kefarmasian berada dalam kategori sedang dan tingkat kepatuhan pasien menunjukkan kepatuhan sedang. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara peran tenaga kefarmasian dan kepatuhan pasien (p = 0,001). Faktor demografi seperti jenis kelamin, usia, pendidikan, dan pekerjaan juga menunjukkan korelasi dengan tingkat kepatuhan pasien. Kesimpulannya, peran tenaga kefarmasian berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kepatuhan penggunaan obat pada pasien diabetes melitus. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan kefarmasian secara berkelanjutan diperlukan dalam mendukung optimalisasi terapi pasien.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Agriawan Sudirman, Mutia Mutmainna, Muhammad Asri SR, Syaifullah Saputro, Nur Rezky Rutami Amir, Mifta Khaerati Ikhsan Andi Ulfiana Utari, Hasbi As-Shiddiq

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


