Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Inggris Materi ‘Would You Like to Come?’ Dengan Menerapkan Metode Pembelajaran Non-Directive
DOI:
https://doi.org/10.56314/edulec.v3i1.113Keywords:
Hasil Kerja, Non-Direktive, Would You Like to ComeAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak Metode Non-Directive terhadap hasil belajar Bahasa Inggris serta sejauh mana pemahaman dan penguasaan siswa Kelas VIII terhadap mata pelajaran Bahasa Inggris setelah penerapan Metode Non-Directive. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Ada empat tahapan dalam setiap siklus yaitu persiapan, aktivitas dan observasi, refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas delapan. Berdasarkan temuan analisis, hasil kerja siswa meningkat dari Siklus I ke Siklus III yaitu dari Siklus I (60%), Siklus II (78%), dan Siklus III (95%). Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan teknik pengajaran nondirektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran bahasa Inggris. Sebagai rekomendasi, pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris dengan model nondirektif membutuhkan persiapan yang serius baik dari guru maupun siswa.
Downloads
References
Abidin, A. M. (2019). Kreativitas Guru Menggunakan Model Pembelajaran Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 11(2), 225-238.
Adam HC, M. (2022). Peningkatan Hasil Belajar IPS Terpadu Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Siswa MTS Yaspi Sambung Jawa Makassar. EDULEC : Education, Language And Culture Journal, 2(3), 312–322. https://jurnal-eureka.com/index.php/edulecj/article/view/93
Akhiruddin, A., & Sujarwo, S. (2020). The Implementation Of Instructional Materials Development Based On Inside Outside Circle (IOC) For Students’ Sociology Education Of Megarezky University. JED (Jurnal Etika Demokrasi), 5(1), 86-94.
Amin, M. M. (2021). Implementasi Metode Non-Directive Dalam Pembelajaran Agama Islam Di Sman 3 Kota Tangerang Selatan. Al-Idrak: Jurnal Pendidikan Islam dan Budaya, 1(1), 56-70.
Arfenti Amir, Muh. Reski Salemuddin, Akhiruddin, Sriwahyuni, Jalal, & Abdul. Malik Iskandar. (2022). The Application of Time Token Learning Technique in Improving Students’ Sociology Learning Activities. International Journal of Education and Humanities (IJOLEH), 1(2), 95–107. https://jurnal-eureka.com/index.php/ijoleh/article/view/72
Bakhtiar, A., Hadi, I., Saputri, N. L., Zeinora, Z., & Suyana, N. (2022). Penerapan Metode Non Directive Dengan Menggunakan Peta Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Siswa di Kelas VIII SMP. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(24), 679-686.
De Almeida, M. I. C., & de Souza, S. (2020). Tutoring EFL Students in Portugal: Rethinking writing center methodology. ExLing 2020, 77.
Eleftheriou, M. (2019). Multilingual, Middle-Eastern Students' Varied Responses to Directive and Non-Directive Strategies in Peer Tutoring. TESOL International Journal, 14(1), 62-78.
Febriati, F., Jaya, D., & Nurhikmah, H. (2022). English Teaching Materials with Flipped Learning Model in English Course. Journal of Education Technology, 6(4).
Georgopoulos, A., Gkeka, M., & Vouyoukas, C. (2019). The impact of directive and non-directive teaching on prospective kindergarten teachers’ group dynamics and personal growth. In 29th Conference of European Early Childhood Education Research Association (No. IKEECONFAN-2019-357). Aristotle University of Thessaloniki.
Hermila, L. (2014). Pengaruh Konseling Individual Dengan Teknik Non-Directive Konseling Terhadap Peningkatan Kedisiplinan Siswa Korban Bully Di Sma Negeri 1 Siabu Kabupaten Madina Tahun Ajaran 2014/2015 (Doctoral dissertation, UNIMED).
Ji-tao, Z. H. A. O. (2019). Research on the Application of the Non-directive Teaching in College Oral English Instruction in Micro-media Context. Journal of Literature and Art Studies, 9(7), 686-690.
Manurung, L. (2019). Use Of Non Directive Method Improve Student Learning Activities And Result In Class Vii Smpn I Cilengsi Bogor. International Journal of Education, Information Technology, and Others, 2(2), 44-49.
Mynard, J. (2018). Still sounds quite a lot to me, but try it and see’: Reflecting on my non-directive advising stance. Relay Journal, 1, 98-107.
Naomi Tanggu, Akhiruddin, Suhardianto, S., & Jalal. (2022). Esensi Pembelajaran Daring di Era New Normal (Studi SMA Negeri 12 Makassar). EDULEC: Education, Language And Culture Journal, 2(3), 285–291. https://jurnal-eureka.com/index.php/edulecj/article/view/91
Nurlaila, N. (2019). Korelasi Antara Persepsi Siswa Terhadap Penerapan Model Non Directive Teaching Dengan Motivasi Belajar Bahasa Arab Di SMK Muhammadiyah Prambanan.لسـانـنـا (LISANUNA): Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Pembelajarannya, 9(1), 111-124.
Nurlaila, N. (2019). Hubungan Model Non Directive Teaching dengan Motivasi Belajar Bahasa Arab Siswa SMK Muhammadiyah Prambanan. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing, 2(2), 143-158.
Retnaningsih, D. (2019, September). Tantangan dan Strategi Guru di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan. In Prosiding Seminar Nasional: Kebijakan Dan Pengembangan Pendidikan Di Era Revolusi Industri (Vol. 4, No. 21, pp. 23-30).
Samsuddin G, Irman R, & Muh. Khaedar. (2021). Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia melalui Model Pembelajaran Bamboo Dancing Kelas VI SD Inpres Manggala Kecamatan Manggala Kota Makassar. EDULEC : Education, Language And Culture Journal, 1(1), 9–19. https://jurnal-eureka.com/index.php/edulecj/article/view/2
Setiawan, A. P. (2016). Aplikasi Teori Behavioristik Dan Konstruktifistik Dalam Kegiatan Pembelajaran Di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto. Ta’dibia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 6(2), 33-46.
Stain, H. J., Bucci, S., Baker, A. L., Carr, V., Emsley, R., Halpin, S., ... & Startup, M. (2016). A randomised controlled trial of cognitive behaviour therapy versus non-directive reflective listening for young people at ultra high risk of developing psychosis: The detection and evaluation of psychological therapy (DEPTh) trial. Schizophrenia Research, 176(2-3), 212-219.
Sujarwo, S., & Yahrif, M. (2019). Improving Students’ English Learning Outcomes through PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review) Learning Model at the Eighth Grade of SMP Tunas Bangsa Makassar. Celebes Education Review, 1(2), 48-55.
Sujarwo, S., Akhiruddin, A., Salemuddin, M. R., Sabillah, B. M., & Sriwahyuni, S. (2019). The Application of Problem Solving Reasoning (PSR) in Improving Students’ Metacognitive at the Twelfth Grade Students of SMAN 19 Makassar. International Journal for Educational and Vocational Studies, 1(2), 138-141.
Sujarwo, Ananda Astrini Muhammad, Sitti Sahraeny, M. Amir P, Herawaty Abbas, & Hasnani. (2022). Representative Of Hedonism Ideology In A Novel Of The Great Gatsby By F. Scott Fitzgerald. International Journal of Education and Humanities (IJOLEH), 1(1), 30–38. https://doi.org/10.56314/ijoleh.v1i1.37
Syukriady, D. (2021). Upaya Meningkatkan Kemampuan Peserta Didik Kelas Xii Jurusan Bahasa SMA Negeri 3 Palu Dalam Menentukan Karakter Tokoh Novel" Pada Sebuah Kapal" Karya Nh Dini Melalui Metode Latihan Berjenjang. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 1(4), 847-864.
Wang, C. (2019). Comparisons between Non-directive Teaching Model and Other Teaching Models.
Welch, D. P. (2013). An experimental study comparing a relatively directive approach to a relatively non-directive approach in teaching art to sixth and seventh grades (Doctoral dissertation).
Wibowo, A. N., Supandi, A., Ati, A. P., Narsih, D., & Widiyarto, S. (2020). Penggunaan Metode Non Directive Dengan Menggunakan Peta Untuk Meningkatkan Kegiatan Dan Hasil Belajar IPS Siswa SMP. Journal on Teacher Education, 2(1), 66-74.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Bau Tenri Pada

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Lisensi hak cipta Creative Commons dan alat-alatnya membentuk keseimbangan dalam pengaturan tradisional yang ada pada hukum hak cipta. Alat kami memberikan setiap orang, dari pencipta individu sampai dengan perusahaan dan lembaga besar, cara sederhana standar untuk memberikan izin hak cipta atas ciptaan kreatif mereka. Kombinasi dari alat-alat dan pengguna kami adalah kumpulan komunitas digital yang luas dan berkembang, kolam konten yang dapat disalin, didistribusikan, digubah, dan dibuat ciptaan turunannya, dan semua dalam batas-batas hukum hak cipta.




