Kontribusi Kegiatan Non-Kurikuler terhadap Pengembangan Keterampilan Abad 21 Mahasiswa Teknik Informatika
DOI:
https://doi.org/10.56314/edulec.v5i1.309Keywords:
Kegiatan Non-Kurikuler, Keterampilan Abad 21, Mahasiswa, Regresi Linear, Pendidikan TinggiAbstract
Di era revolusi industri 4.0 dan masyarakat 5.0, dunia kerja menuntut lulusan perguruan tinggi untuk memiliki keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis, komunikasi efektif, kolaborasi, dan kreativitas. Namun, pembelajaran kurikuler di perguruan tinggi sering kali belum sepenuhnya mampu mengakomodasi pengembangan keterampilan tersebut secara optimal. Kegiatan non-kurikuler dipandang sebagai alternatif strategis yang mampu melengkapi proses pembelajaran formal dalam membentuk profil lulusan yang kompeten dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kegiatan non-kurikuler terhadap pengembangan keterampilan abad 21 pada mahasiswa Teknik Informatika Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif jurusan Teknik Informatika, dengan teknik purposive sampling untuk menentukan responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan non-kurikuler memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan abad 21, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,753 dan nilai signifikansi 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa 75,3% variasi keterampilan abad 21 mahasiswa dapat dijelaskan oleh tingkat partisipasi dalam kegiatan non-kurikuler. Dengan demikian, kegiatan non-kurikuler terbukti menjadi elemen penting dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa untuk menghadapi tantangan global secara holistik.
Downloads
References
Andika, K. F. (2019). Pengaruh keaktifan mahasiswa dalam organisasi dan prestasi belajar terhadap kesiapan kerja mahasiswa pendidikan teknik informatika dan komputer Universitas Sebelas Maret Surakarta. JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan, 11(2), 1–10. https://doi.org/10.20961/jiptek.v11i2.19570
Ardias, W., Fajri, K., & Gusmanelli, G. (2024). Pengaruh Kegiatan Ekstrakulikuler terhadap Pengembangan Soft Skills Siswa. Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial, 2(6), Article 6. https://doi.org/10.61132/nakula.v2i6.1388.
Asdar, A., Ramadani, A. M. ., & Suryanti, S. (2024). Perbandingan Efektivitas Pendekatan Integratif Model Fragmented dan Model Connected Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Peserta Didik di SD Islam Al Azhar 68 Summarecon Mutiara Makassar. EDULEC : Education, Language, and Culture Journal, 4(3), 337–350. https://doi.org/10.56314/edulec.v4i3.276
Djibran, A. K. S., Subiyanto, P., Wakhudin, W., & Rahayu, N. S. (2024). Transforming Education in The Digital Age: How Technology Affects Teaching and Learning Methods. Journal of Pedagogi, 1(3), Article 3. https://doi.org/10.62872/ksq9jc13
Farman, I., Hermila, A., & Yusuf, D. U. (2024). Aktivitas ekstrakurikuler dan implikasinya terhadap keterampilan sosial dan akademis mahasiswa teknik informatika. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(4), 16111–16118. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i4.37199
Herlina, N. (2020, October 10). Buku Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi di Era Industri 4.0 untuk Mendukung Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, Dan Teknologi Republik Indonesia. https://kemdiktisaintek.go.id/pengumuman/buku-panduan-penyusunan-kurikulum-pendidikan-tinggi-di-era-industri-4-0-untuk-mendukung-merdeka-belajar-kampus-merdeka/
Iskandar, S., Rosmana, P. S., H.a, A. N. A., Rahma, A. R., Nengsih, N. W., & Sari, T. F. P. (2024). The Role Of Extracurricular Activities In Developing Students’ Interests And Talents In Elementary Schools. Journal of Pedagogi, 1(3), Article 3. https://doi.org/10.62872/bma2fa05
Muliawati, N. E., Wahyuni, T., Pratiwi, H., Aini, L. N., & Tuwoso, T. (2025). Career Development Strategies for Vocational Students in the Digital Era. International Journal of Educational Evaluation and Policy Analysis, 2(2), Article 2. https://doi.org/10.62951/ijeepa.v2i2.249
Novianti, O. (2021). Peranan organisasi kemahasiswaan terhadap perkembangan keterampilan non teknis mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia. AoEJ: Academy of Education Journal, 12(2), 312–320.
Pratami, M & Erniyanti Nur Fatahhela Dewi. (2024). Integrating Reading Lesson Into Speaking Practice Through Jigsaw Technique (A classroom research in Bina Sarana Informatika University). IJOLEH : International Journal of Education and Humanities, 3(1), 96–105. https://doi.org/10.56314/ijoleh.v3i1.226
Ranjan, R., Philominraj, A., & Saavedra, R. A. (2021). On the Relationship between Language Learning Strategies and Language Proficiency in Indian Universities. International Journal of Instruction, 14(3), 73–94.
Rohmanasari, R., Ma’mun, A., & Muhtar, T. (2018). Dampak Kegiatan Ekstrakurikuler terhadap Perkembangan Life Skills Siswa Sekolah Menengah Atas. Jurnal Penelitian Pendidikan, 18(3), Article 3. https://doi.org/10.17509/jpp.v18i3.15009
Sutrisno, S., & Amalia, R. P. (2025). Pengaruh Keikutsertaan Organisasi di Lingkungan Sekolah terhadap Soft Skills Siswa Sekolah Menengah Kejuruan. JIPTEK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan, 18(1), Article 1. https://doi.org/10.20961/jiptek.v18i1.85463
Voogt, J., & Roblin, N. P. (2012). A comparative analysis of international frameworks for 21st century competences: Implications for national curriculum policies. Journal of Curriculum Studies, 44(3), 299–321. https://doi.org/10.1080/00220272.2012.668938
World Economic Forum. (2020). The Future of Jobs Report 2020. World Economic Forum. https://www.weforum.org/publications/the-future-of-jobs-report-2020/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Indra Farman, Hermila A, Nur Alamsyah, Andi Muh Akbar Saputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Lisensi hak cipta Creative Commons dan alat-alatnya membentuk keseimbangan dalam pengaturan tradisional yang ada pada hukum hak cipta. Alat kami memberikan setiap orang, dari pencipta individu sampai dengan perusahaan dan lembaga besar, cara sederhana standar untuk memberikan izin hak cipta atas ciptaan kreatif mereka. Kombinasi dari alat-alat dan pengguna kami adalah kumpulan komunitas digital yang luas dan berkembang, kolam konten yang dapat disalin, didistribusikan, digubah, dan dibuat ciptaan turunannya, dan semua dalam batas-batas hukum hak cipta.




