Kontrol Sosial Orang Tua Terhadap Anak Kecanduan Game Online Di Kelurahan Pa’baeng-Baeng Kecamatan Tamalate Kota Makassar

Authors

  • Ferdinandus Jebarus Pendidikan Sosiologi, Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia
  • Arfenti Amir Pendidikan Sosiologi, Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia
  • Muh. Reski Salemuddin Pendidikan Sosiologi, Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia
  • Sriwahyuni Pendidikan Sosiologi, Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia
  • Hasanudin Kasim Pendidikan Sosiologi, Universitas Megarezky, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56314/edulec.v3i1.117

Keywords:

Kontrol Sosial, Orang Tua, Game Online

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontrol sosial orang tua terhadap anak kecanduan game online di Kelurahan Pa’abaeng-baeng Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskripsi kualitatif dengan penentuan informan terdiri dari 12 informan yang dipilih dengan teknik purposive sampling dengan kriteria anak kecanduan game online, orang tua anak kecanduan game online dan pemerintah setempat di Kelurahan Pa’abaeng-baeng Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa: kontrol sosial orang tua terhadap anak kecanduan game online di kelurahan Pa’abaeng-baeng Kecamatan Tamalate Kota Makassar lebih kepada cara preventif a) membatasi waktu penggunaan handphone, dimana anak bermain game online dengan memberikan batasan waktu 1-2 jam bersama handphone; b) pengawasan  dalam  penggunaan  handphone, dimana  penggunaan  handphone pada anak dengan selalu mengawasi anak-anak dalam penggunaan handphone-nya, terutama untuk permainan game online; c) menasehati anak dalam penggunaan handphone, orang tua perlu dalam menasehati anak dalam penggunaan handphone yang berlebihan dan saat menggunakan handphone meminta izin terlebih dahulu jika ingin menggunakannya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Budhyati, A. (2012). Pengaruh Internet Terhadap Kenakalan Remaja. Jurnal. Seminar Nasional Aplikasi Sains dan Tekhnologi (SNAST) Periode III. Yogyakarta.

Ekawati, J. (2021). Kontrol Sosial Orang Tua dalam Penggunaan Media Sosial Tiktok Pada Anak di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya dalam Tinjauan Teori Kontrol Sosial Travis Hirschi. Skripsi. Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya.

Fasya, H., Satriawan., Alfiana., Amelia, A, F. (2017). Pengaruh Game Online Terhadap Tingkat Agresivitas Anak-anak dan Remaja di Kota Makassar (Studi Kasus di Kecamatan Tallo). Hasanuddin Student Journal. Vol 1 (2): 127-134.

Ihwan Takdir, Agus Ismail, Julia Fitrianingsi, & Suhardianto. (2022). Dampak Media Online Dalam Meningkatkan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Pada Masa Pandemi Covid-19 MTS Muhammadiyah Takwa. EDULEC : Education, Language And Culture Journal, 2(1), 39–54. https://jurnal-eureka.com/index.php/edulecj/article/view/29

Kurnia. N, dkk. (2019) Literasi Digital Keluarga: Teori Dan Praktik Pendampingan Orang Tua Terhadap Anak Dalam Berinternet. Yogyakarta: UGM Press.

Luana Sasabone, Sunarlia Limbong, Fien Pongpalilu, Dewi Nidia Soepriadi, & Yuriatson Jubhari. (2022). Utilizing WhatsApp As An Educational Technology Tool In Improving Students’ Speaking For ESP Instruction. EDULEC : Education, Language And Culture Journal, 2(2), 170–179. https://jurnal-eureka.com/index.php/edulecj/article/view/66

Marwati, H. (2021). Hubungan Antara Kontrol Sosial dan Kenakalan Remaja di Madiun. Skripsi: Universitas Airlangga.

Muhammad Chairil Imran, Khaliq Bashar, Budiarti Putri Uleng, Nina Ariani, Sukmawati, Suharti Siradjuddin, Sujarwo, & Irman. (2022). The Impact of Computer Assisted Language Learning (CALL) Technology on Indonesian Learners’ Speaking Skills. International Journal of Education and Humanities (IJOLEH), 1(2), 183–189. https://jurnal-eureka.com/index.php/ijoleh/article/view/83

Muhammad Chairil Imran, & Sulviana. (2022). Using BBC Web-Based Learning Courses to Improve Vocational High School (VHS) Students’ Speaking Skill . EDULEC : Education, Language And Culture Journal, 2(1), 94–100. https://jurnal-eureka.com/index.php/edulecj/article/view/34

Novrialdi, E., & R, A. (2019). Online game addiction in addolescent: What should school counselor do. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 7(3), 97–103. https://doi.org/https://dpo.org/10.29210/132700

Nurhikmah H, N. H., Febriati, F., & Ervianti, E. (2021). The Impact of Computer-based Test and Students’ Ability in Computer Self-Efficacy on Mathematics Learning Outcomes. Journal of Education Technology, 5(4), 603-610.

Febriati, F., Jaya, D., & Nurhikmah, H., Sujarwo. (2022). English Teaching Materials with Flipped Learning Model in English Course. Journal of Education Technology, 6(4).

Satria, A. (2017). Hubungan Kecanduan Bermain Game Online Pada Smartphone (Mobile Online Games) Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Angkatan 2013. Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Lampung: Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.

Sriwahyuni, Sriwahyuni, and Muh R. Salemuddin. "Strategi Belajar Siswa Berprestasi di SMA Negeri 17 Makassar." Journal Peqguruang, vol. 1, no. 2, 2019, pp. 186-190, doi:10.35329/jp.v1i2.575.

Suplig, M. A. (2017). Pengaruh Kecanduan Game Online Siswa SMA Kelas X Terhadap Kecerdasan Sosial Sekolah Kristen Swasta di Makassar. Jurnal Jaffray, Vol. 15, No. 2,, 77-200.

Syahran, Ridwan. (2015). Ketergantungan Online Game dan Penangganannya. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling.1 (1), 84-92.

Utari, S. I. (2012). Aliran dan Teori dalam Kriminologi. Yogyakarta: Thafa Media.

Wijanarko, J & Setiawati, E. (2016). Pengaruh Gadget pada Perilaku dan Kemampuan Anak Menjadi Orang Tua Bijak di Era Digital. Jakarta: Keluarga Indonesia Bahagia.

Downloads

Published

2023-04-15

How to Cite

Ferdinandus Jebarus, Arfenti Amir, Muh. Reski Salemuddin, Sriwahyuni, & Hasanudin Kasim. (2023). Kontrol Sosial Orang Tua Terhadap Anak Kecanduan Game Online Di Kelurahan Pa’baeng-Baeng Kecamatan Tamalate Kota Makassar. EDULEC : Education, Language, and Culture Journal, 3(1), 56–68. https://doi.org/10.56314/edulec.v3i1.117